Pengenalan Sistem Pembelajaran di UINSA Saat Pandemi Kepada MABA

 


Sosialisasi sistem pembelajaran daring mahasiswa baru dilangsungkan pada masa PBAK hari pertama. Materi tersebut diberikan pada pukul 09.30 WIB yang disampaikan oleh Wahidah selaku wakil rektor 1 UINSA dan Syamsul Bahri sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja sama.

"Pembelajaran di Uinsa ini untuk semester ini kita menetapkan dengan model tatanan normal baru yang dikatakan oleh pemerintah" terang Wahidah.

Sesuai aturan pemerintah, sistem pembelajaran di dunia perkuliahan harus menggunakan sistem daring selama pandemi belum berakhir.

“Atas keputusan bersama 4 Menteri di negara kita, Menteri Pendidikan, Menteri Keagamaan, Menteri Kebudayaan dan menteri ketatanegaraan, maka pembelajaran di semester ini dilakukan secara daring termasuk wisuda, KKN dan yang kita laksanakan PBAK ini” jelas Wahidah.

Sesuai panduan yang dikeluarkan UINSA, macam-macam pembelajaran daring di UINSA (Gugus tugas tri dharma UINSA) meliputi asynchronous online courses yaitu belajar dalam jangka waktu tertentu berupa Q&A, discussion board, wikis, dan sebagainya sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan. Kemudian sychronous online course yang berarti mahasiswa mengikuti kelas secara langsung dan dapat berinteraksi secara bersamaan. Ketiga yaitu hybrid courses yakni gabungan dari dua tipe pembelajaran di atas .

Di sisi lain, Syamsul Bahri mengatakan dengan pembelajaran daring diharapkan mahasiswa tidak menyerah mencari ilmu dan tetap memenuhi kualitas pelaksanaan perkuliahan secara optimal.

“Pembelajaran secara daring memiliki 2 macam yaitu secara personal dan online. Dengan cara personal itu sangat menentukan kualitas pada diri kita seperti cara berpikir yang baru dan belajar dengan mandiri. Sedangkan dengan cara online kita bisa menggunakan media internet.” tutur beliau.
(Sls, Nla)