Almaslahah.com – (28/07/2022) Prodi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya berhasil mengadakan acara seminar pengembangan kompetensi mahasiswa semester 4 Prodi Ilmu Ekonomi bidang aplikasi statistik selama dua hari, yaitu pada hari Senin dan Selasa tanggal 25 dan 26 Juli 2022. Seminar kali ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan kompetensi Prodi Ilmu Ekonomi yang memiliki tujuan untuk pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang statistik.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang bertempat di Gedung Al-Ghozali Lt. 7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya. Di hari pertama, kegiatan pengembangan kompetensi dalam bidang aplikasi statistik membahas tentang pengenalan kemiskinan secara kuantitatif dari tinjauan metodologi yang disampaikan oleh pemateri dari BPS Provinsi Jawa Timur yakni Bapak Abdus Salam, S.ST., M.E.

“Kemiskinan menjadi tema seminar karena kemiskinan merupakan suatu topik yang hangat selama bertahun-tahun sampai sekarang dalam lingkup pemerintah dan masyarakat luas. Kita sebagai masyarakat umum juga memikirkan pembekalan terkait kemiskinan”, ungkap Bapak Abdus Salam.

Bapak Abdus Salam memiliki harapan terkait materi yang disampaikan kepada mahasiswa semester 4 Prodi Ilmu Ekonomi kali ini, “Diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan dan mengaplikasikan dalam bentuk tulisan seperti artikel ilmiah dan skripsi yang mengambil topik kemiskinan”.

Pada hari kedua kegiatan pengembangan kompetensi aplikasi statistik mengambil topik pelatihan Nvivo. Pemateri pada hari kedua ini diisi oleh Bapak Riyanto S.E., M.M dari Development Laboratory. Bapak Riyanto menjelaskan tentang manfaat dari tools Nvivo ini, “Terkait dengan pemanfaatannya, Nvivo ini masih jarang digunakan terutama untuk penelitian-penelitian S1, beberapa S2 hingga S3 sudah menerapkannya. Tetapi sekali lagi ketika pendekatannya kualitatif itu masih belum banyak yang menggunakan tools Nvivo”.

“Harapan saya secara dasar mereka paham bahwa didalam penelitian kualitatif atau mixed method terdapat tools-nya karena selama ini yang diketahui oleh mahasiswa yang hanya memiliki tools itu untuk pendekatan kauntitatif. Padahal kualitatifpun ada pendekatannya yaitu NVIVO. Terkait dengan itu, ketika sudah mengetahui konsep dasarnya mereka akan tertarik untuk mengupgrade penelitian kualitatif yang selama ini mungkin masih menggunakan pendekatan-pendekatan yang sederhana yang tidak menggunakan tools”, ungkap harapan Bapak Riyanto disampaikan kepada mahasiswa semester 4 Prodi Ilmu Ekonomi.

Dengan adanya kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa semester 4 Prodi Ilmu Ekonomi. Bu Betty Silfia selaku Sekretaris Panitia mengatakan seminar pengembangan kompetensi bidang aplikasi statistik sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. “Seminar kali ini sangat penting sekali untuk nantinya bisa membantu mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir. Karena skripsi kakak-kakak tingkat yang sudah lalu itu memang masih belum memahami bagaimana seharusnya metode penelitian itu digunakan”, ungkapnya.

Bu Betty juga menjelaskan seminar kali ini hanya untuk Prodi Ilmu Ekonomi Semester 4, “Ditujukan untuk Mahasiswa Ilmu Ekonomi Semester 4 karena sudah menempuh mata kuliah statistik dan ekonometrika, karena semakin sejak dini diperkenalkan maka disemester selanjutnya mahasiswa tidak bingung dengan data, tools, dan nantinya juga akan bertemu dengan mata kuliah metodologi penelitian”, ujarnya.

 

(Emeliya Devi - Indri Ratnasari)

 

Sumber : Dokumen pribadi
sumber: dokumen pribadi
 

Al-Maslahah.com (27/07/2022). DEMA FEBI UINSA bersama KEIKRAF (Kewirausahaan dan Industri Ekonomi Kreatif) berkolaborasi dengan perusahaan Fintech Indonesia (OJK ) berhasil mengadakan Seminar dengan judul Makin Paham Inovasi Keuangan Masa Kini dengan tema Muda Paham Fintech. Seminar tersebut dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Lt. 7 dengan tujuan supaya pemuda yang mengenal tentang keuangan itu lebih memahami apa itu financial technology.

“Untuk tema kali ini itu tema yang baru di fakultas kita yaitu Muda Paham Fintech, mengapa mengambil tema itu karena memang banyak pemuda yang mengenal tentang keuangan tetapi belum memahami apa itu financial technology, ujar Syahri selaku Ketua DEMA UINSA Surabaya.

Acara seminar kali ini sangat ramai dihadiri oleh mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dari berbagai semester. “Sesuai dengan judul seminarnya yaitu Makin Paham Inovasi Keuangan Masa Kini. Jadi saya ingin mengetahui inovasi keuangan masa kini apa aja yang ada di Indonesia. Lalu perbedaan platform yang sudah legal dan yang ilegal”, ujar Robiatuadawiah Mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi Semester 4.

Terdapat empat Pemateri dari berbagai Platform keuangan yang diundang sehingga mahasiswa selaku peserta bisa memperoleh literasi keuangan digital yang selama ini masih kurang diketahui oleh para mahasiswa. “Ada banyak Pemateri dari bisnis start up di Indonesia sehingga saya mengerti tentang financial technology, karena ini kan eranya digital seperti jasa keuangan digital saya belum begitu paham tentang keuangan online, karena banyak kasus–kasus seperti penipuan pinjaman online sehingga bergerak hati saya untuk mengikuti seminar ini bisa paham tentang jasa keuangan digital juga”, ungkap Bambang Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Semester 2.

Tak lupa, para pemateri dalam seminar tersebut saling memberikan harapan mengenai Fintech yang ada di Surabaya diantaranya diharapkan teman-teman di Surabaya memahami manfaat dan resiko dari Fintech yang digunakan, bisa meningkatkan literasi keuangan secara merata sehingga dapat meningkatkan inklusi keungan serta inklusi keuangan diharapkan tidak hanya berkembang di Ibukota saja tetapi juga bisa diseluruh Indonesia.

 

(Emeliya Devi - Indri Ratnasari)


Diberdayakan oleh Blogger.